GOJEK App

One app of variety solutions

Bahasa Indonesia
English

Bikin #HutanDiRumah Pakai Gaya Plant Styling dari Wit Wikan

Bikin #HutanDiRumah Pakai Gaya Plant Styling dari Wit Wikan
GoSend · 17 Jan 2020

Selain bikin ruangan lebih hijau dan segar, menaruh tanaman di dalam rumah juga bisa mempercantik interior rumah. Bukan cuma sekadar nentuin spot yang tepat di sudut rumah, ada banyak faktor juga yang perlu diperhatikan. Jika memang tertarik, kamu perlu menyimak penjelasan dari Wit Wikan di bawah ini.

Wit Wikan adalah toko online yang dijalankan oleh Arfiana Khairunnisa (Fian) sejak 2017 silam. Kecintaannya terhadap tanaman hias sudah terjadi sejak kecil dan memang diturunkan oleh ayahnya. Sejak beranjak dewasa dan bekerja sebagai karyawan kantoran, Fian mencoba untuk mempercantik meja kerjanya dengan tanaman.

“Ternyata, teman-teman pada nitip (beliin) tanaman juga. Lalu, muncullah ide bisnis jualan tanaman,” kata Fian menceritakan awal mula dari bisnis jualan tanamannya itu.

Awalnya, pasar dari jualan tanamannya hanya teman-teman dekat dan kolega-kolega di kantornya. Namun, semuanya semakin berkembang dan semakin banyak pembeli yang datang ke Fian untuk beli dan bertanya seputar tanaman hias.

Sudah Dianggap ‘Dokter’ Tanaman

Bisnis yang dijalankan secara online ini Fian lakukan sendiri pada awalnya. Dia mencari tanaman dari petani untuk dibawa pulang. Kemudian difoto dan diunggah ke Instagram. Memang bukan hal yang mudah karena tanaman bukanlah kebutuhan primer dan hanya sebagai hobi pengisi waktu luang untuk kebanyakan orang.

Fian pun menjalankan bisnis ini bukan hanya melakukan jual-beli tanaman saja. Dirinya mengaku terus mengasah diri dengan mencari banyak info dan ilmu tentang tanaman. Semakin banyak tahu, semakin dipercaya juga dirinya untuk menjadi konsultan tanaman. Namun, satu hal yang tak kalah sulit adalah mengajak orang untuk membeli tanaman dan bikin rumah mereka jadi lebih hijau. Masih banyak orang yang ragu untuk merawat tanaman.

Trik yang dilakukan Fian adalah memberikan kartu tips untuk merawat tanaman secara umum. Dia pun cukup terbuka untuk ditanyain seputar tanaman. Hal ini yang bikin pelanggannya semakin suka dengan gaya jualannya.

“Pernah saya melayani costumer jam 12 malam karena tanamannya sakit, hahaha!” katanya. “Saya biasanya kasih tips untuk mereka lakukan. Jika memang berhasil, saya bakalan senang sekali.”

Satu hal yang dapat meyakinkan orang untuk membeli beberapa jenis tanaman hiasindoor adalah harga yang terjangkau, tidak seperti tanaman outdooryang harganya bisa mencapai jutaan rupiah. Hal inilah yang pada akhirnya menjadi salah satu alasan Wit Wikan menjalankan program #bikinhutandirumah dalam bisnis yang ditunjukkan kepada penggemar tanaman hias.  

Tips Plant Styling dari Wit Wikan

Setiap rumah dan pemiliknya akan punya gaya yang berbeda. Namun, menurut Fian, hal tersebut bukan faktor utama. Karena ini soal tanaman, pertama kali yang akan ditanyakan oleh Fian adalah kondisi rumah pelanggannya. Fian harus tahu ukuran ruangan yang akan dihias dengan tanaman serta berapa persen cahaya matahari yang bisa masuk ke dalamnya.

Banyak orang yang terkadang salah dengan memilih jenis tanamanannya terlebih dahulu. Hal ini bisa bikin tanaman hidup tidak nyaman karena kekurangan cahaya. Jika Fian sudah tahu tipe rumah dan cahayanya, dia baru akan membicarakan jenis tanaman yang bisa dimasukkan ke sana. Fian juga mempelajari hal ini dengan banyak membaca dan mencoba melakukannya sendiri.

“Misalnya, ada ruangan yang hanya masuk cahaya matahari 50%, saya pilihkan tanaman-tanaman yang tidak perlu banyak sinar matahari, seperti sirih gading atau sansevieria,” terangnya.

Satu hal yang tidak kalah penting adalah aliran udara yang harus diperhatikan pemilik rumah. Fian mengingatkan untuk kamu yang mau #bikinhutandirumah adalah memperbanyak ventilasi untuk memberikan napas bagi tanaman.

Bukan hanya tanaman yang akan terganggu jika ruangannya sumpek, kamu sebagai pemilik rumah pun akan merasa tidak nyaman untuk masuk ke dalam ruangannya. Fian pun sering mendapatkan pelanggan yang ruangan rumahnya cukup kecil dan minim aliran udara. Biasanya, Fian memberikan rekomendasi tanaman yang tidak terlalu perlu aliran udara banyak, tapi tetap harus rajin dikeluarkan di luar ruangan untuk memberikan sirkulasi udara baru.

Melayani Pesanan dari Pelanggan

Sejauh ini, Fian sudah merawat banyak jenis tanaman dengan karakteristiknya masing-masing. Menurutnya, tanaman anggrek paling sulit dirawat di dalam rumah. Pemiliknya harus lebih telaten saat melakukan perawatan, misalnya tidak boleh telat memberi pupuk, menyiram, serta rutin semprot hama.

Merawat tanaman anggrek, menurut Fian, berbeda dengan beberapa jenis kaktus yang terbilang lebih mudah. Kaktus merupakan salah satu jenis tanaman yang cukup kuat bertahan dengan cahaya dan air yang minim. Sayangnya, Fian mengungkapkan, kaktus bukan komoditas tanaman favorit buat para pelanggannya.

“Rata-rata, orang yang datang ke Wit Wikan mencari tanaman yang berdaun. Jadi, jenis kaktus agak susah laku. Namun, koleksi notocactus tetap ada penggemarnya, kok,” ujarnya.

Lalu, bagaimana Fian mengantarkan tanamannya sampai ke tangan pembeli?

Untuk urusan ini, Fian mengaku melakukannya dengan sangat hati-hati. Pertama, ia akan melihat karakteristik dari tanaman yang akan dikirim sebelum melakukan pengemasan. Selain itu, dia juga mengemas tanah dengan media tertutup agar tidak berhamburan saat pengiriman. 

“Daun-daunnya pasti kami bungkus dengan kertas koran. Kalau daunnya ringkih dan mudah copot, kami akan memilih menggunakan kardus yang agak kaku. Tanaman yang tinggi pun kami beri kayu penahan lagi supaya tidak patah,” jelasnya.

Selama ini, Fian mengaku memercayakan pengantaran tanaman-tanaman tersebut ke para pelanggannya dengan GoSend. Untuk memudahkan kurir saat pengantaran, biasanya Fian juga menambahkan kardus yang tidak terlalu besar dan mudah dibawa.

“Sejauh ini, tanaman yang saya kirimkan, baik pakai pilihan sameday atau instant, sangat aman dengan cara seperti itu," ungkap Fian. 

Kamu tertarik membeli tanaman atau mengikuti berbisnis seperti Fian dengan Wit Wikan-nya? Jangan lupa untuk selalu menggunakan GoSend untuk pengantarannya, ya!