GOJEK App

One app for every need

Isser Badass: Memulai Bisnis Sneakers Karena Dimaki

Isser Badass: Memulai Bisnis Sneakers Karena Dimaki
GoSend / 25 Dec 2019

Semua orang memulai bisnisnya dengan cara yang berbeda-beda. Ada yang memang secara kebetulan ‘nyemplung’, ada juga yang sebenarnya ingin mewujudkan sesuatu yang belum tercapai pada masa lalu. Nah, untuk alasan kedua, biasanya datang dalam bentuk hobi, baik mainan atau sneakers

Isser Whitey James atau dikenal dengan Isser Badass (karena tokonya bernama Badass Monkey) merupakan salah satu orang yang terjun ke bisnis untuk mewujudkan mimpi masa kecilnya.Untuk mengetahui tentang perjalanannya, tim GoSend pun mengajak ngobrol penggila sneakers ini. Seperti apa kisahnya? Yuk, simak artikel di bawah ini. 

Mengubah makian menjadi sesuatu yang positif

Isser-1

Pada awalnya, Isser mengaku jatuh cinta kepada sneakers karena gemar bermain bola basket. “Saya merasa seperti pemain terbaik bila memakai sepatu yang bagus,” katanya. Hanya saja, saat masih SMP keadaan ekonomi keluarga Isser tidak mendukung, sehingga sangat sulit baginya untuk mendapatkan sneakers.

Namun, pada suatu kesempatan, Isser menerima hadiah dari sang ayah berupa Nike Air Jordan 5. Semenjak itulah, ia mengaku mulai berusaha mengumpulkan uang untuk membeli sepatu. 

"Sepatu itu (Nike Air Jordan 5) selalu jadi idaman saya, karena merupakan sneakers pertama saya,” ungkap Isser.

Meski berhasil memiliki beberapa sneakers, Isser mengaku awalnya tidak kepikiran untuk berbisnis sneakers. “Karena pendidikan enggak tinggi, saya dulunya cuma SPB (Sales Promotion Boys), sales kulkas, dan melakukan apa saja yang penting halal,” katanya sembari tertawa.

Setelah mendapatkan beberapa saran, Isser pun kemudian mulai mencoba berjualan sneakers pada 2012. Usahanya berjalan dengan baik dan satu tahun setelahnya ia mendirikan toko sendiri yang diberi nama Badass Monkey. Nama tersebut terinspirasi pengalaman Isser berjualan sneakers selama satu tahun sebelumnya. 

“Karena waktu awal saya memulai bisnis banyak sekali orang yang belum mengerti tentang kulturnya. Banyak orang kaget dengan harga sneakers mahal. Lalu saya juga sering dikirimin teks bodong yang berbunyi kata makian," kenangnya. 

“Saya cuma mengubah energi negatif menjadi semangat positif. Oleh karena itu, makian tersebut saya jadikan energi positif sehingga muncullah badass monkey yang menjadi nama toko saya,” katanya menjelaskan.

Sekarang, dengan bisnis ini, Isser pun mampu untuk membeli sneakers idaman dan sepatu-sepatu lainnya. “Kalau melihat sneakers itu seperti ingin 'membayar' masa lalu yang enggak mampu beli,” ucapnya.

Pernah memakaikan kaos kaki buat customer

Isser-5

Ketika ditanya mengenai tantangan dalam berbisnis, Isser menjelaskan bahwa tidak ada persaingan berarti dari kompetitor. “Tantangannya masih wajar-wajar saja, paling diomongin harga di tempat saya mahal dan memang benar,” katanya sembari tertawa. 

Tantangan paling menyebalkan justru datang dari perlakuan customer terhadap dirinya. “Pernah COD (cash on delivery)-an di suruh menunggu berjam-jam di depan halte bus dengan alasan ban mobilnya bocor. Kemudian ada yang komplain saya kirim sepatu asli, lalu dikirim balik sepatunya palsu,” ucapnya. 

Namun perlakuan customer yang paling ia ingat adalah harus memakaikan kaos kaki. “Iya, saya disuruh berlutut memakaikan kaos kaki di depan toko jam mewah di salah satu mall di Jakarta. Saya sih cuma bilang ‘siap boss’ asal gak disuruh cium kaki,” katanya sembari tertawa. 

Oleh karena itu, Isser pun mengatakan untuk berbisnis dengan jujur dan jangan lupa berdoa. “Klise sih, tapi itu nyata,” katanya lagi. Mungkin hal tersebut yang membuatnya sabar dalam menghadapi customer yang aneh-aneh.

GoSend jadi andalan

Isser-4

Dengan berjalannya Badass Monkey yang berbasis online, Isser pun dipertemukan dengan layanan GoSend. Karena pada dasarnya ia merupakan pelanggan setia Gojek. “Karena pada awalnya gak punya kendaraan pribadi, jadi saya memang pengguna aplikasi Gojek maupun GoCar,” ujarnya menjelaskan.

Menurut Isser, ia mulai menggunakan layanan pengiriman GoSend sejak pertama kali aplikasi tersebut diluncurkan. “Waktu pertama kali coba ya sejak fitur GoSend ada pertama kali di aplikasi GoJek,” ungkapnya.

Menurutnya banyak sekali kemudahan yang ditawarkan oleh GoSend. “Waktu saya mulai bisnis, mungkin itu juga tahun-tahun waktu GoSend tengah banyak promo,” ucapnya menjelaskan. Banyaknya promo yang dilakukan membuat tarif mengirim barang pun menjadi lebih murah.

“Kirimannya murah dan cepat sekali sampai tujuan. Pokoknya bikin kita enggak ribet untuk COD-an dengan pembeli,” katanya bersemangat.

Isser mengatakan, GoSend merupakan salah satu layanan yang membantunya sebagai seorang penjual. Dengan demikian, ia tidak perlu repot untuk mengirim sneakers kepada customer-nya.Cukup pesan dari aplikasi Gojek, driver pun datang, dan kemudian sepatu diantarkan kepada pemiliknya.

Nah, bila Isser Badass saja menggunakan GoSend untuk urusan pengiriman, kenapa kamu tidak mencobanya? Pengiriman menjadi lebih cepat dan bisa dilacak sesuai real time.