GOJEK App

One app for every need

Bahasa Indonesia
English

Bosen di Rumah Aja? Rekomendasi 5 Film Komedi Ini Dijamin Bikin Septembermu Lebih Berwarna!

Bosen di Rumah Aja? Rekomendasi 5 Film Komedi Ini Dijamin Bikin Septembermu Lebih Berwarna!
GoPlay · 25 Sep 2020

Hampir enam bulan ngelakuin aktivitas #dirumahaja, wajar ngga sih ada rasa-rasa jenuh, bete, dan hambar? Wajar banget dong ya, apalagi ngga sedikit rencana yang udah disusun rapi beberapa bulan lalu terpaksa batal demi tetap safe and healthy. 

Tenang, kamu ngga sendiri kok! Buat kamu yang merasa jenuh, bosan, bete, hidup terasa datar aja, GoPlay siap temenin kamu dan bikin hidupmu lebih berwarna. Yuk buat hari-hari kamu jadi lebih asyik dan penuh canda tawa dengan rekomendasi lima (5) film komedi berikut!

5 Rekomendasi film komedi:

Shy Shy Cat

Udah jauh-jauh ngerantau ke kota dan sukses jadi wanita karier, ehhh Mira (Nirina Zubir) malah disuruh pulang kampung sama Abahnya (Budi Dalton) buat dijodohin. Bukan mainnya lagi, dia bakal dijodohin sama Otoy (Fedi Nuril), teman masa kecil Mira yang sering bikin gondok. Dua teman baik Mira, yaitu Jessy (Acha Septriasa) dan Umy (Tika Bravani) sampai harus  turun tangan buat bantu menggagalkan perjodohan tersebut. Sesampai di kampung, Mira ngga menyangka semua udah berubah, termasuk Otoy yang sekarang jadi pria idaman. Ketiga sahabat ini pun  malah jadi berebutan untuk memenangkan hati Otoy. 

Film besutan Monty Tiwa ini cocok banget buat kamu yang lagi ingin melepas penat karena kamu bakal disuguhin kisah seputar persahabatan yang menghibur dengan berbagai kekocakan yang mengocok perut. Gak cuma itu, obrolan-obrolan yang ‘Indonesia’ banget dengan sentuhan budaya Sunda bikin kearifan lokal Shy Shy Cat sangat terasa. 

Berangkat!

Sambil nunggu waktu yang tepat untuk bisa nikmatin rencana perjalanan setelah pandemi usai, kamu bisa simak kisahnya trio kocak Tarra Budiman, Ayushita, dan Ringgo Agus Rahman dalam film Berangkat!

Awalnya, Jano (Tarra) dan Dika (Ringgo) nemenin Joana (Ayushita) mahasiswi jurusan Geologi untuk melakukan penelitian di Kawah Ijen. Tapi, mereka menambah rencana buat road trip sampai pulau dewata, Bali. Tujuannya buat temenin Jano ketemu sama Kayla (Annisa Pagih), pujaan hati yang ditemui pas kerja di toko buku.

Kisah perjalanan mereka diguyur dengan guyonan humor ringan khas Tarra dan Ringgo. Mulai dari obrolan seputar rencana, sewa mobil VW dengan budget pas-pasan sampai perjalanan melewati beberapa kota di pulau Jawa. Layaknya sebuah perjalanan, di film ini konflik mulai mengemuka dengan hadirnya Gimbal (Tanta Ginting) yang bikin bumbu perjalanan trio kocak ini mulai “ngga asik” lagi, ditambah banyak kejutan tak terduga lainnya.

Selain soal perjalanan dan bumbu persahabatan, Naya Anindita sang sutradara juga kasih suguhan banyak pemandangan yang menyejukkan mata. Makin terasa lagi dengan dialog yang cenderung santai dan ngga monoton. Makin penasaran dong buat nonton. 

Ngenest

Sebelum ada Cek Toko Sebelah,Imperfect,dan film-film menghibur dari Ernest Prakasa lainnya, ada Ngenest yang jadi film pertamanya. Film Ngenest bisa dibilang bukan sekadar sebuah karya tapi juga curhatan Ernest sebagai seorang keturunan Tionghoa. Karena ‘beda’, Ernest jadi sering di-bully. Akhirnya Ernest memutuskan mau menikah sama wanita pribumi aja supaya anaknya kelak gak jadi korban bully kayak dia. 

Seperti tagline-nya, berbagai kemalangan yang dialami Ernest malah jadi punchline yang mengundang tawa. Walaupun sarat dengan sentilan kritik sosial, naskah Ngenestdikemas dengan gaya ringan, ditimpali dialog yang membumi sehingga cocok buat jadi tontonan santai. Chemistry Ernest dengan Patrick (Morgan Oey) dan Meira (Lala Karmela) juga bikin alur Ngenest terasa ngalir dan natural. 

Hadirnya komika-komika Indonesia seperti Arie Kriting, Ge Pamungkas, dan lainnya sebagai cameo jadi bumbu tambahan yang *chef’s kiss*. Kalo kamu penggemar film-film Ernest, kudu wajib deh nonton Ngenest!

Hormones

Tau serial tetangga kita Thailand yaitu Hormones? Nah, sebelum booming, serial ini bercikal bakal dari sebuah film. Digarap oleh sutradara yang sama yaitu Songyos Sugmakanan, serial Hormones bercerita tentang empat (4) kisah romansa remaja yang penuh dengan kegalauan, drama, kekonyolan, dan juga haru. 

Ada Pu (Charlie Trairat) dan Mai (Sirachuch Chienthaworn) yang lagi bersaing sengit untuk menangin hati Nana (Ungsumalynn Sirapatsakmetha). Ada si kutu buku Jo (Ratchu Surachalas) yang lagi kepincut sama cewek popular di sekolahnya C (Chutima Teepanat). Ada Oh Lek (Focus Jirakul) yang ngefans berat sama penyanyi asal Taiwan Didi (Lu Ting Wei). Terakhir ada Hern (Chantawit Thanasewee) yang lagi dalam dilema besar karena ketemu turis Jepang cantik, Aoi (Sora Aoi) walaupun dia udah punya pacar, Nuan (Thaniya Ummaritchoti).

Buat kamu yang lagi kangen masa-masa remaja, Hormones cocok banget jadi pilihan. Dengan setting masa liburan sekolah dan kuliah, Hormones dijamin bakal bikin kamu makin nostalgia. Tingkah labil para remaja bucin di film ini jadi modal humor yang menghibur dan bikin senyum-senyum sendiri. Lagu-lagu asyik di dalamnya juga bikin kita makin terhanyut ke dalam cerita mereka. Duh, jadi inget masa-masa cinta monyet nih!

May Who?

Di sekolah Pong (Thiti Mahayotaruk), ada banyak banget cewek yang namanya May. Mungkin kalo di sini kayak Ayu atau Putri kali ya? Saking banyaknya, tiap May punya sebutan sendiri. Suatu hari, komik buatan Pong yang menggambarkan khayalan dia bareng cewek popular yang dia sukai nyebar ke satu sekolah. Malunya bukan main! Usut punya usut, ternyata yang nyebarin komik Pong adalah salah satu May dari golongan kasta gak popular yang dikenal dengan julukan May Who atau May Siapa. 

Saat lagi ngelabrak, Pong gak sengaja menemukan dua rahasia May: 1) May punya kekuatan super berupa aliran listrik yang bakal muncul saat jantungnya berdegup kencang. 2) May suka sama kakak kelas yang atletis dan super populer. Punya nasib yang mirip, Pong akhirnya janji ngga nyebarin rahasia May asal mereka saling bantu supaya bisa dapetin gebetan masing-masing. 

Setelah sukses dengan SuckSeed, sutradara Chayanop Boonprakob lagi-lagi berhasil menghadirkan kisah remaja yang sederhana tapi tetap punya sentuhan unik yang menghibur. Kalo di film-film superhero kekuatan super jadi bahan aksi yang gokil, di May Who? kekuatan super May malah dijadikan sumber lelucon yang bikin kita terpingkal-pingkal. Unsur dramanya juga gak kalah greget apalagi buat kamu yang lagi terjebak friendzone, pasti relatablebanget! Siapa tau dari film ini kamu bisa belajar teknik-teknik untuk keluar dari friendzone

Jadi ngga usah bete-bete lagi ya! Langsung aja tonton film-film komedi ini di GoPlay. Kalo kata filosofi di film Ngenest, go with the flow aja. Selamat menonton!