GOJEK App

One app of variety solutions

Bahasa Indonesia
English

Siti Winarni, “Saya Masih Bisa Bermanfaat untuk Banyak Orang.”

Siti Winarni, “Saya Masih Bisa Bermanfaat untuk Banyak Orang.”
GoMassage · 2 Dec 2019

Lahir dan besar di keluarga wirausaha, membuat Siti Winarni tumbuh menjadi pribadi yang tangguh. Siapa sangka, pengalaman juga membentuknya memiliki karakter yang kuat. 

Siti Winarni merupakan mitra difabel GoMassageyang telah bergabung sejak 2018. Sewaktu kecil, ia masih dapat melihat. Namun, saat duduk di bangku SMA ia mengalami sakit lumpuh yang menyebabkan penglihatannya menurun.

“Saya lulusan SMK perawatan gigi. Dulu cita-cita saya ingin jadi perawat, udah banyak belajar seperti scallingdan perawatan gigi lainnya. Tapi, waktu itu karena padatnya jadwal praktek, saya kelelahan. Tiba-tiba saya ngedrop hingga harus dirawat di rumah sakit berbulan-bulan. Saya nggak bisa gerakin kaki saya. Selama 3 tahun saya bedrest sambil terapi juga supaya bisa berjalan lagi,” kata perempuan yang akrab disapa Wiwin ini.

Ternyata, dampak dari pengobatan berakibat pada penglihatannya. Secara tiba-tiba, ia mulai tidak bisa melihat dengan jelas. Saat itu, yang ia tahu, ia hanya kelelahan dan tidak bisa menggerakkan kakinya.

“Orang tua saya bingung karena tiba-tiba saya gak bisa lihat. Dokter juga nggak tahu kenapa efek obat lumpuh bisa membuat saya jadi buta. Waktu itu, orang tua saya juga membawa saya ke beberapa pengobatan alternatif. Saya sendiri nggak tau mau gimana. Saya stres,” kata Wiwin.

Setelah Wiwin mulai bisa berjalan lagi, ia pun perlahan mulai menerima keadaannya bahwa ia kini tidak bisa melihat seperti dulu. Ia mulai berpikir bahwa tidak selamanya ia harus berdiam diri menerima keadaan. Ia mulai mencoba bekerja di bank sebagai telesales.

“Waktu itu coba jadi telesaleskarena hanya kerja lewat telepon saja. Di situ hanya setahun. setelah itu saya masuk pelatihan di PSBN Cahaya Batin di tahun 2013.  Karena bertemu banyak teman-teman dan saya jadi mikir, Alhamdulilah saya masih dikasih kesempatan melihat, padahal ada banyak yang sudah netra sejak lahir,” kata Wiwin.

Sejak gabung di panti rehabilitasi, Siti Winarni belajar pijat, braille, salon (totok wajah), hingga anatomi tubuh dan accupressuresebagai pengobatan. Semua ilmu yang ia dapat seolah jadi penyemangat perempuan berusia 27 tahun untuk mulai menata kembali masa depannya.

“Ada momen yang saya ingat saat belajar di panti. Waktu itu saya inget ketemu guru anatomi saya yang netra juga. Disitu dia bilang begini. Mungkin kamu sekarang memang nggak bisa ngerawat orang seperti dulu kamu ingin jadi perawat gigi, tapi sekarang kamu bisa pijet. Berarti kamu masih bisa melanjutkan cita-cita kamu, hanya saja dengan cara yang berbeda. Waktu saya nangis, apa yang dibilang beliau benar. Saya masih bisa merawat orang. Sejak saat itu saya selalu mengingatnya sebagai prinsip. Sejak itu saya selalu semangat, saya nggak mau menyerah sama keadaan. Saya harus berusaha gimana caranya saya gak merepotkan orang,” kata Siti Winarni.

Lulus dari PSBN, Ibu Wiwin mencoba mencari penghasilan tambahan. Ia ikut temannya bekerja di tempat refleksi. Lalu pada tahun 2018, ia pun bergabung GoMassage.

“Sejak ibu saya meninggal, saya harus menambah penghasilan juga. Lumayan bantu orangtua, bapak masih bekerja sih wiraswasta, jadi ya saya modal nekat aja. Hambatan saat kerja ya paling cari rumah customer. Saya harus naik ojek sendiri, kadang ya kalau customer gak tulis alamat dengan detil jadi ya sulit. Tapi alhamdulilah, bisa mulai mandiri. Saya pernah dulu dapet 1 juta sehari, pas lagi rame-ramenya. Jujur senang sekali, saat orang senang atau favoritin saya di aplikasi, “kata Siti Winarni.

Bagi Siti Winarni, bisa melanjutkan cita-citanya adalah semangat baru. Terlebih saat ia bisa membantu merawat setiap orang, lewat keahliannya memijat. Meski pernah mengalami titik terendah dan kondisinya sudah tak sama lagi, Siti Winarni percaya ia masih bisa memberikan manfaat untuk banyak orang.

Siti Winarni adalah satu dari mitra difabel GoMassage yang #BeraniSamauntuk menunjukkan kualitas layanan terbaiknya. Yuk, waktunya kamu juga ikutan untuk #BeraniSama dalam sikapi perbedaan terhadap teman-teman mitra, termasuk penyandang difabel.

Nah, kamu lagi pengen pijet bareng GoMassage? Tunggu apa lagi, klik tombol di bawah dan pesan GoMassage aja!