GOJEK App

One app of variety solutions

Bahasa Indonesia
English

5 Jenis Kain Ramah Lingkungan, Sudah Tau?

5 Jenis Kain Ramah Lingkungan, Sudah Tau?
GoLaundry · 27 Jun 2019

Banyak hal yang bisa jadi pertimbangan saat membeli pakaian. Nggak cuma model dan harganya, tapi pasti juga jenis kainnya. Ternyata banyak lho, jenis-jenis kain yang dapat menyebabkan kerusakan serius pada lingkungan bumi.

Beberapa jenis atau bahan kain seperti poliester, akrilik, dan nilon ternyata mengandung ribuan serat microfiber yang terlepas saat dicuci. Kemudian, mikro plastik ini akan dibuang sebagai limbah dan mencemari lautan. Belum lagi, pewarna dan bahan kimia lainnya juga bisa terkandung di dalamnya. Ikan-ikan yang berenang di lautan juga berpotensi untuk mengonsumsinya. Ada kemungkinan juga kita akan mengonsumsi ikan-ikan tersebut, lho. Hiii!

Lalu, jenis kain apa sajakah yang ramah lingkungan? Yuk, simak ulasan lengkapnya di bawah ini!

1. Kapas Organik

Tanaman kapas biasa umumnya menggunakan banyak pestisida. Lain halnya dengan kapas organik yang ditanam tanpa bahan kimia sintetik. Kapas yang kemudian diproduksi menjadi katun bisa diberi warna menggunakan pewarna alami ataupun kimia. Jika ingin yang ramah lingkungan, kamu bisa memilih katun dengan pewarna alami!

2. Kain Serat Bambu

Jenis kain ini memiliki sifat antibakteri alami dan dapat terurai di alam. Untuk mengubah tanaman menjadi kain, biasanya memang menggunakan bahan kimia beracun. Namun, biasanya jika memang menggunakan bahan kimia ini, produsen kain harus melabeli produk sebagai rayon berbasis bambu.

3. Serat Hemp

Hemp dapat ditanam tanpa pupuk, dengan sedikit atau tanpa pestisida, mudah dipanen, serta tak menghabiskan nutrisi tanah. Maka dari itulah, kain yang terbuat dari serat hemp dikatakan ramah lingkungan.

4. Poliester Daur Ulang

Serat jenis ini terbuat dari kain poliester bekas dan botol minuman. Tahukah kamu bahwa serat daur ulang ini menghasilkan 75% jejak karbon yang lebih rendah daripada poliester biasa. Kini, semakin banyak perusahaan yang mengupayakan untuk mengeluarkan antimon beracun yang terkandung di dalam serat poliester daur ulang.

5. Kain Kasmir

Faktanya kain kasmir terbuat dari serat protein kedelai yang tersisa dari olahan kedelai yang dijadikan makanan. Maka dari itu, serat kain kasmir ini sangat aman untuk lingkungan!

Bahan-bahan kain tersebut mungkin lebih sulit ditemukan dan harganya lebih mahal. Tapi, tidak ada salahnya jika kamu ingin menggunakan jenis kain yang ramah lingkungan. Itu artinya kamu turut serta dalam melestarikan alam, lho!

Saat mencuci kain atau baju, kamu bisa serahkan pada GO-LAUNDRY melalui aplikasi GO-LIFE. Supaya lebih ramah lingkungan, kamu bisa gunakan tas besar untuk menampung baju, sehingga tidak perlu menggunakan plastik lagi!