GOJEK App

One app of variety solutions

Bahasa Indonesia
English

Dampak Positif GoClean: Sugeng, Sosok Inspiratif di Komunitas Pemberdaya Mitra GoClean Banjir Kanal Timur

Dampak Positif GoClean: Sugeng, Sosok Inspiratif di Komunitas Pemberdaya Mitra GoClean Banjir Kanal Timur
GoClean · 1 Nov 2019

Sejak pertama kali ia mengenal GoClean, sekitar empat tahun lalu, Sugeng Afianto Romadhon, telah menganggap GoClean memfasilitasi keinginannya untuk meraup pendapatan lebih. Pria berusia 30 tahun itu pun mendapatkan motivasi bahwa dirinya bisa jauh berkembang. Sugeng kini terlibat sebagai pelatih dari sesi pelatihan tenaga kebersihan yang ia lakukan bersama sebuah perusahaan yang bekerja sama dengan GoClean. Hal itu tidak lepas dari Komunitas Banjir Kanal Timur (BKT) yang memberikannya jalan pengembangan diri.

Sebelum menjalani profesi sebagai mitra GoClean, Sugeng telah memiliki banyak pengalaman bekerja lainnya, seperti buruh pabrik, office boy,kurir, dan yang terakhir menjadi cleaning service di kawasan Ancol. Saat bekerja menjalani berbagai profesi tersebut, setiap hari Sugeng berangkat subuh dan pulang malam. Empat tahun semenjak pertama kali masuk menjadi mitra GoClean, Sugeng mampu mengatur waktu kerjanya menjadi jauh lebih fleksibel sekaligus mencukupi kebutuhan sehari-hari bahkan membeli rumah di kampung halamannya.

Ada banyak mitra yang memiliki pengalaman senasib dengan Sugeng dan terbantu dengan adanya GoClean. Saat awal masuk GoClean, sehari-harinya Sugeng beserta beberapa mitra GoClean lainnya mengobrol sambil menunggu orderan yang masuk via call center di Pintu Air Kelapa, Banjir Kanal Timur. Seiring berjalannya waktu, perkumpulan Sugeng dan para mitra tersebut perlahan mulai membentuk sebuah komunitas yang dinamakan Banjir Kanal Timur (BKT) Family.

Komunitas ini berupaya untuk saling memberdayakan anggota-anggotanya. Dari yang awalnya sekedar kelompok kumpul-kumpul santai menjadi perkumpulan berbasis komunitas agar sesama mitra GoClean berkembang. Kini, anggota komunitasnya sudah ada yang mendirikan perusahaan pelatihan yang mengarahkan anggotanya menjadi mitra GoClean. Para pengajarnya juga diambil dari komunitas yang sama, Sugeng salah satunya.

“Di komunitas ini, semua perannya sama. Tidak ada ketua, tidak ada wakil. Ke depannya sih, kita pengen Go-Clean sendiri lebih maju,” begitu tutur Sugeng menceritakan komunitas yang ia bangun bersama kawan-kawannya.

“Saya ingat pendiri GoClean pernah bilang, mudah-mudahan, GoClean, khususnya Jakarta Timur itu bisa lebih maju dari tempat lain karena adanya komunitas kita yang bisa merangkul semuanya.” ujar Sugeng.

Komunitas BKT Family menawarkan sebuah suaka dengan suasana kekeluargaan yang kental. Meski masih untuk kalangan sendiri, Sugeng dan kawan-kawan mitra GoClean yang tergabung dalam komunitas BKT Family kerap melakukan kegiatan sosial seperti berbagi takjil saat berbuka puasa dan buka puasa bersama anak yatim piatu saat bulan Ramadan tahun ini. Komunitas mitra GoClean ini kecil, namun membuka lebar-lebar tangan mereka untuk para pendatang yang memiliki nasib serupa serta tak segan membantu mereka yang membutuhkan. 

Ketika ditanya mengenai apa keinginan Sugeng di masa depan dan harapannya akan komunitas BKT Family, ia bercerita, “Mimpi saya kedepannya saya masih tetap ada di GoClean, dan GoClean bisa lebih maju kedepannya. Dan kalau untuk diri saya sendiri sih, supaya lebih bermanfaat untuk orang lain.” 

“Kalau untuk komunitas, dari dulu ingin bikin koperasi, tapi belum terlaksana karena terbentur dana juga. Kita juga masih punya kesibukan masing-masing. Tetapi saya berharap komunitas ini terus ada dan berkembang,” tutup Sugeng.