GOJEK App

One app for every need

Bahasa Indonesia
English

Ibu Nila Swastika, “Ibu itu Harus Punya Keahlian Tanpa Melupakan Perannya”

Ibu Nila Swastika, “Ibu itu Harus Punya Keahlian Tanpa Melupakan Perannya”
GoClean · 20 Dec 2019

Hidup itu harus berserah pada Tuhan. Prinsip ini menjadi pegangan hidup Ibu Nila Swastika, mitra GoClean Bekasi. 

Ibu 4 anak ini pernah bekerja di perbankan dengan penghasilan yang terbilang mencukupi. Ibu Nila merupakan Sarjana Hukum. Masalah keluarga dan konflik membuat ia harus memilih resign untuk mengurus anak-anaknya.

“Saya pernah jadi ngajar juga jadi dosen, di masa-masa konflik, mobil pun harus ditarik, motor juga padahal masih nyicil. Saat itu, saya sempat berpisah dengan anak saya. Di situ titik terendah saya. Saya cuma bisa berdoa dan mendekat sama Tuhan, saya juga rajin ikut pengajian. Mau balik ke bank, saya harus mulai dari nol lagi, akhirnya waktu itu doa saya terjawab, teman saya mengajak gabung di GoClean,” kata Ibu Nila.

Ibu Nila sadar ia harus berpenghasilan untuk menyambung kembali hidupnya. Namun, untuk kembali ke dunia perkantoran, ia khawatir tidak bisa memantau anak-anaknya yang masih kecil. Sebagai ibu tunggal, ia harus bisa memutar otak untuk bekerja tanpa meninggalkan perannya sebagai ibu.

“Dulu ada anggapan kalau saya ngga bisa ngapa-ngapain. Tapi kalau harus bekerja di perusahaan, saya gabisa jaga anak-anak saya. Sekarang, anak-anak saya tinggal dengan saya, saya cuma bilang sama anak saya setiap berangkat kerja, tunggu mama di rumah, paling lama 3 jam. Ibu janji bawa uang dan makanan buat kalian. Kalian jangan kemana-mana. Saya ngebid, pulang bawa makan bawa susu, terus saya pergi lagi. Seperti itu saya lakukan,” kata Ibu Nila.

“Saya pernah sehari cuma pegang Rp15.000, lalu saya keliling buat dapat orderan. Saya cuma bisa menangis di motor saya sambil berdoa, ya Allah tolong kalau saya tidak dapat orderan hari ini, anak saya mau makan apa. Saya tetap keliling sampai malam.Selama 3 bulan pertama saya konsisten begitu. Alhamdulilah, saya dapat peralatan gratis dari GoLife,” kata Ibu Nila 

Ibu Nila punya prinsip bahwa jadi mitra GoClean itu harus konsisten dan total. Setiap pagi ia memastikan anak-anaknya sudah siap ke sekolah. Lalu ia berangkat ke basecamp.Sambil menunggu orderan, ia akan memesankan Gojek untuk menjemput anaknya dan memesan GoFood untuk makan siang anaknya.

“Jadi, di GoCleansaya bisa bekerja sambil memantau anak-anak saya. Saya tahu mereka sedih selalu saya tinggal, kadang saya matiin suara hape saya kalau ada notifikasi order. Karena merkea sedih. Tapi Saya bilang sama anak-anak saya, mama komitmen untuk bekerja halal. Liat tangan mama, tangan ini yang akan berusaha untuk kasih makan kalian. Jadi percaya sama mama, selalu tunggu mama pulang. Gimanapun, saya lakukan semua ini buat mereka. Perlahan saya bisa mulai nabung. Banyak mitra-mitra baru juga sering konsultasi ke saya, saya coaching mereka gimana tips ambil orderan. Saya sadar perjuangan mereka, karena saya pernah berada di posisi itu jadi saya pengen kita ibu-ibu bisa sama-sama maju. 

Ibu Nila percaya, setiap perempuan itu harus punya keahlian. Baginya, kodrat ibu tetap harus dijalankan, tapi dengan keahlian, ibua pun bisa bertahan demi keberlangsungan hidup.

Ibu Nila adalah satu dari mitra GoCleanyang memiliki energi untuk menjadi guru pertama yang selalu memberikan/mengajarkan hal-hal baru bagi keluarganya. Salut untuk para ibu, #PastiAdaJalan untuk menjadi ibu sekaligus pahlawan keluarga. 

Rumah udah mulai berantakan? Yuk pesan GoClean, siapa tahu bertemu mitra seperti ibu Susana yang siap bantu membersihkan rumah kamu!