GOJEK App

One app for every need

6 Fakta Tinggal Rumah Kost

6 Fakta Tinggal Rumah Kost
GoBox / 24 Aug 2016

Sudah tidak aneh lagi bagi Anda para mahasiswa yang baru saja ingin masuk ke universitas untuk memilih tinggal di kost. Berbagai pertimbangan pun pastinya terlintas di pikiran Anda bukan? Oleh sebab itu, di bawah ini adalah berbagai pertimbangan yang mungkin dapat membantu Anda memberikan gambaran tentang kehidupan di kost-an.



Menjadi mandiri

Jika tadinya di rumah segala macam makanan sudah tersedia di meja makan atau pakaian sudah rapi di dalam lemari, kini saatnya Anda harus mengurus segalanya sendiri. Hidup menjadi “anak kost” berarti siap mengganti sprei tempat tidur sendiri, mencuci baju sendiri atau paling tidak membawa baju kotor ke laundry sendiri.

 

Miliki kebebasan

Tapi apa yang tidak lebih menyenangkan dari kebebasan? Bahkan Indonesia pun dahulu mencari kebebasan dari penjajah, bukan? Di kamar kost Anda, Anda-lah yang berkuasa. Anda bisa tidur kapan saja, makan kapan saja, mengatur segalanya sendiri.

 

Bertemu lingkungan baru

Biasanya Anda pulang ke rumah dan bertemu dengan tetangga yang sudah belasan tahun Anda temui setiap hari. Kini di kost Anda akan bertemu tetangga-tetangga baru, lingkungan baru yang menemani kehidupan kuliah Anda.

 

Belajar beradaptasi

Dengan bertemu lingkungan baru tentu saja Anda jadi harus belajar beradaptasi untuk dapat diterima dan membangun relasi serta meningkatkan kehidupan sosial Anda. Dalam proses adaptasi tersebutlah Anda dapat mengaktualisasi norma-norma dalam masyarakat yang pernah diajarkan di sekolah dasar seperti tenggang rasa.

 

Mengatur keuangan sendiri

Mandiri juga berarti mengatur keuangan sendiri. Tidak ada nilainya jika Anda sudah berusaha untuk tinggal sendiri tetapi masih meminta uang lebih pada orang tua ketika uang bulanan sudah habis. Tinggal di kost adalah salah satu cara untuk belajar mengatur kebutuhan dan keuangan sendiri.

 

Berpikir realistis

Tidak tinggal satu atap dengan keluarga akan membuat Anda untuk perlahan dapat berpikir realistis di mana ekspektasi Anda akan selalu diuji. Hal ini juga yang akan mengasah ketrampilan Anda dalam menyelesaikan masalah sehari-hari sesederhana kehabisan pakaian bersih karena lupa mengambilnya di laundry.