Pilih Saham Sama Kayak Pilih Jodoh?

Percaya gak, memilih saham di bursa pasar modal sebenernya gak jauh beda dengan memilih jodoh. 

Ah masa, sih?”

Ada sebuah tradisi dalam memilih jodoh atau pasangan, di mana kita diminta untuk mempertimbangkan bibit, bobot dan bebet sebagai patokan. 

Bibit bisa diartikan sebagai latar belakang calon pasangan kita, pendidikannya seperti apa, dan apa yang memotivasi dia untuk menjalankan hidupnya.

Bobot, (bukan berat badan ya), artinya kualitas dan kapasitas diri yang melekat pada calon pasangan kita. Dari sini kita bisa menilai juga pencapaian apa saja yang sudah pernah diraih olehnya yang membuat dia menarik di mata kita.

Bebet adalah bagaimana calon pasangan kita tampil di luar, bukan hanya soal dandanan dan pakaian, tapi juga soal pembawaan dan bagaimana sosoknya terlihat oleh orang lain. 

Nah, kalau kamu perhatikan lagi, tiga aspek di atas masih relevan digunakan untuk memilih perusahaan yang baik untuk kita beli sahamnya. Yuk, kita simak.

Memang tidak ada rumus ajaib yang benar-benar bisa memastikan bahwa perusahaan yang dikelola oleh jajaran direksi dan diawasi oleh dewan komisaris yang baik, maka kinerja perusahaan pasti akan baik juga. 

Namun manajemen yang berpengalaman dan kompeten bisa mengelola sumber daya perusahaan dan merumuskan strategi untuk memenangkan persaingan. Informasi mengenai dewan direksi dan komisaris perusahaan selalu ada di laporan tahunan perusahaan tercatat dan kamu bisa akses setiap saat. 

  1. Bibit
    • Manajemen Yang Baik dan Strategi Bisnis Yang Kuat

      Memang tidak ada rumus ajaib yang benar-benar bisa memastikan bahwa perusahaan yang dikelola oleh jajaran direksi dan diawasi oleh dewan komisaris yang baik, maka kinerja perusahaan pasti akan baik juga. 

      Namun manajemen yang berpengalaman dan kompeten bisa mengelola sumber daya perusahaan dan merumuskan strategi untuk memenangkan persaingan. Informasi mengenai dewan direksi dan komisaris perusahaan selalu ada di laporan tahunan perusahaan tercatat dan kamu bisa akses setiap saat.
    • Berada di Industri Yang Berpotensi Tumbuh Besar

      Menilai potensi sebuah perusahaan tidak bisa lepas dari industrinya. Ada perusahaan yang bergerak di bidang properti yang kinerjanya dipengaruhi kondisi ekonomi. Ada juga perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan yang pertumbuhannya bergerak dalam siklus. 

      Ada juga perusahaan yang bergerak di bidang teknologi yang saat ini memiliki potensi pertumbuhan yang pesat karena penetrasi digital di Indonesia. Kamu harus bisa memilih perusahaan yang industrinya akan terus ada dan berkembang, karena itu akan menentukan napas dan usia bisnisnya.
  1. Bobot
    • Kualitas Dari Produk dan Layanan Yang Baik

      Jika kamu berminat untuk berinvestasi pada perusahaan yang menjual produk dan layanan langsung kepada konsumen akhir, maka pilihlah saham perusahaan yang memiliki produk dan layanan berkualitas dan dipakai oleh banyak orang, termasuk dirimu sendiri. 

      Sebagai konsumen yang menggunakan produk, kamu bisa menilai dari tangan pertama apakah sebuah perusahaan layak untuk kamu investasikan.
    • Economic Moat

      Secara sederhana, economic moat bisa diartikan sebagai “resep juara” sebuah perusahaan yang membuatnya bisa konsisten berada di depan para pesaingnya  dan bisa mendatangkan keuntungan dalam kurun waktu yang panjang. 

      Tidak ada yang spesifik, economic moat, bisa berupa penggunaan modal kerja yang sangat efektif sehingga menurunkan biaya, atau bisa juga penggunaan data dan teknologi yang sangat inovatif, sehingga mampu menghasilkan produk yang bisa  menyelesaikan masalah-masalah yang dihadapi oleh konsumen. 

      Kalau dalam perjalanan investasimu, kamu menemukan sebuah perusahaan yang memiliki economic moat, maka ini salah satu sinyal bahwa perusahaan tersebut adalah perusahaan yang baik dan sahamnya layak kamu miliki. 
    • Kinerja Keuangan Yang Baik dan Konsisten Tumbuh

      Sebagai investor yang bertujuan untuk menerima imbalan, tentunya kamu juga mau memastikan bahwa perusahaan yang kamu miliki terus menerus mencatat pertumbuhan keuangan yang kuat dan terus konsisten tumbuh. Kenapa harus konsisten tumbuh? Karena kamu gak mau perusahaan yang mencatatkan untung besar di tahun-tahun tertentu saja, namun tahun merugi di tahun-tahun lainnya. Hal ini yang membuat valuasi perusahaan menjadi besar.

      Kinerja keuangan ini tentu bisa terus kamu pantau dari laporan keuangan perusahaan yang dirilis setiap kuartalnya. Kamu juga bisa melihatnya dari penyedia layanan informasi keuangan lainnya, yang biasanya sudah mengolah informasi dari laporan keuangan menjadi rasio-rasio keuangan yang penting untuk kamu analisa.
  1. Bebet 
    • Brand Awareness dan Loyalitas Konsumen

      Pernah gak kamu melihat sebuah bentuk geometri dan langsung mengasosiasikannya kepada sebuah brand produk makanan, fashion, atau lainnya? Hal ini menandakan bahwa kesadaranmu atas brand tersebut, atau biasa disebut brand awareness, tinggi. 

      Perusahaan dengan brand awareness yang baik akan bisa mempengaruhi konsumennya untuk terus loyal memakai produk dan layanannya. Brand awareness yang tinggi juga bisa mengukur seberapa besar upaya sebuah perusahaan untuk terus dekat dengan konsumen, dan menjadi indikasi dari sebuah perusahaan yang baik. 
    • Hubungan Yang Baik Dengan Pegawai dan Mitra Bisnis

      Percaya atau tidak, menilai baik atau tidaknya sebuah perusahaan bisa dilihat dari bagaimana perusahaan tersebut menjaga hubungan baik dengan karyawan dan mitra-mitra bisnisnya. 

      Karyawan yang bahagia dan merasakan keamanan kerja akan berdampak pada naiknya produktivitas dan rendahnya biaya turnover. Mitra bisnis yang memiliki hubungan baik akan berpengaruh pada efisiensi biaya dan efektivitas di operasional perusahaan. Keduanya memberikan keuntungan dari dalam dan dari luar perusahaan.

Nah, mirip-mirip dengan cari jodoh kan? Tidak mudah memang karena ada banyak faktor yang harus diperhitungkan. Berhubung kamu sudah tahu tentang lika-liku memilih saham sebagai pemula. Ada baiknya kamu juga mengenal investasi mudah dan aman versi GoPay!

Kamu bisa langsung cobain investasi di fitur GoInvestasi merupakan salah satu layanan di aplikasi Gojek yang transaksinya bisa pakai GoPay. Nantinya, kamu dapat membeli dan mengelola tabungan emas juga. Mudah kan? 

Selain itu ada juga layanan yang terintegrasi dengan aplikasi lain seperti Bibit dan Pluang yang memungkinkanmu berinvestasi di reksadana, obligasi, pasar uang atau saham. Kemudahan ini bisa kamu dapatkan dengan berinvestasi pakai GoPay lewat GoInvestasi di aplikasi Gojek. 

Terakhir kamu juga perlu ingat bahwa yang akan kamu investasikan adalah uang milikmu yang sudah kamu dapatkan dengan usaha-usaha yang tidak mudah, maka dalam berinvestasi juga harus sangat cermat. Gak beda dengan memilih jodoh.

Modul FinanSiap

Atur keuangan pribadi agar kamu bisa #FinanSiap

Modul 1: Perencanaan Keuangan

Mau beli rumah atau melanjutkan studi ke luar negeri? Yuk, tentukan tujuanmu dan rencanakan keuanganmu dari sekarang!
Lebih Lanjut

Modul 2: Pengenalan Jenis Investasi

Ingin belajar investasi? Bingung bedanya investasi saham dengan reksa dana? Mana yang lebih baik, investasi emas atau properti? Cari tahu di sini!
Lebih Lanjut

Modul 3: Investasi Saham untuk Pemula

Mau investasi saham tapi bingung mulai dari mana? Kenali manfaat dan risikonya dengan belajar investasi saham di sini!
Lebih Lanjut