Frequently Asked Questions

FinanSiap
Keuangan dan Investasi
Mengapa GoPay membuat inisiatif #FinanSiap?
Pandemi telah mendorong lebih banyak transaksi digital, termasuk dalam pengelolaan keuangan jangka panjang seperti membeli asuransi dan investasi.

FinanSiap dirancang sebagai wadah edukasi keuangan yang bertujuan mempersiapkan finansial bagi anak muda agar lebih siap dan cerdas mengelola keuangan, termasuk dalam berinvestasi.
Mengapa anak muda yang menjadi sasaran program ini?
Anak muda dikenal sebagai generasi tech savvy. Namun, mereka tidak dibekali dengan literasi keuangan yang menyeluruh sehingga mereka tidak tahu cara mengelola keuangan dengan lebih siap.

Menariknya, berdasarkan data dari KSEI (Kustodian Sentral Efek Indonesia), jumlah investor di pasar modal yang berusia di bawah 31 tahun mencakup hingga 58,39 persen dari total keseluruhan investor pasar modal.

Kami senang melihat adanya kenaikan pertumbuhan jumlah investor ritel dari kalangan anak muda setahun belakangan ini. Tetapi kami juga ingin bantu memastikan semua orang memiliki kesempatan akses pengetahuan yang memadai tentang mekanisme dasar pasar modal, manfaat, dan risikonya.

Sejalan dengan semangat yang disampaikan BEI (Bursa Efek Indonesia), FinanSiap merupakan langkah GoPay yang juga didukung oleh GoTo Group untuk membekali anak muda dengan edukasi finansial yang lengkap dan dapat membantu mereka menjadi investor yang lebih siap dan bijak.
Bagaimana materi edukasi FinanSiap akan disampaikan?
Kamu bisa mengakses modul edukasi yang disusun dari dasar tentang pengelolaan keuangan hingga investasi saham di website FinanSiap. Kamu juga dapat mengikuti rangkaian kelas virtual yang akan menggandeng berbagai figur publik dan perencana keuangan andal termasuk dari BEI.

Setiap kelas virtual yang diadakan akan diinformasikan lewat media sosial @gopayindonesia, @gojekindonesia, @tokopedia serta website FinanSiap.
Apa target yang ingin dicapai dari program FinanSiap?
Target utama kami adalah merangkul sebanyak-banyaknya anak muda agar mereka memiliki literasi keuangan yang memadai. Mulai dari cara mengelola keuangan hingga memulai investasi dengan lebih cerdas.

Jika sudah membekali diri dengan ilmu dan informasi, nantinya mereka bisa memanfaatkan berbagai teknologi keuangan digital seperti fitur yang dimiliki GoPay dengan maksimal. Misalnya, membayar tagihan atau rutin berinvestasi.
Siapa saja mitra yang diajak berkolaborasi di FinanSiap?
Saat ini kami berkolaborasi dengan BEI, Tokopedia, dan Gojek untuk menjangkau lebih banyak lagi anak muda dalam edukasi finansial tentang pengelolaan keuangan dan investasi.

Kami juga melibatkan sejumlah pakar keuangan dan praktisi/investor di pasar modal yang telah disetujui oleh BEI.

Ke depannya, kami terbuka untuk bekerjasama dengan organisasi atau pakar lain di bidang keuangan dan investasi saham, seperti perusahaan sekuritas.
Sampai kapan program FinanSiap dilaksanakan?
Kelas virtual FinanSiap telah dimulai secara perdana pada 15 Juli 2021. Saat ini telah ada sebanyak 56.000 orang yang mengikuti kelas virtual kami.

Kami berharap dapat terus menjalankan program ini untuk mengedukasi masyarakat tentang cara perencanaan dan pengaturan keuangan, dan investasi saham.
Apa bedanya investasi dengan menabung?
Menabung punya imbal balik (bunga) dan risiko lebih kecil serta dilakukan untuk tujuan keuangan jangka pendek. Sedangkan, investasi punya risiko dan imbal balik yang relatif lebih tinggi serta dilakukan untuk tujuan keuangan jangka panjang.
Mengapa menabung saja tidak cukup?
Karena bunga tabungan saat ini tidak bisa mengejar inflasi atau kenaikan harga-harga barang atau jasa yang kita butuhkan sebagai tujuan finansial (rumah, mobil, dana pensiun, dll) di masa depan. Hal yang paling dekat dengan kita misalnya perihal membeli Bakso, 10 tahun yang lalu harganya masih Rp500 dan saat ini berkisar Rp15.000. Oleh karena itu, kita perlu berinvestasi untuk mengejar imbal hasil yang lebih tinggi dari bunga tabungan.
Apa itu inflasi?
Inflasi adalah kenaikan harga-harga barang dan jasa dalam satu satuan waktu tertentu.
Investasi apa yang pasti untung?
Tidak ada instrumen yang secara absolut memberikan jaminan pasti untung. Setiap instrumen memiliki risikonya masing-masing.
Kenapa harus investasi?
Karena investasi memberikan peluang imbal hasil yang lebih tinggi secara jangka panjang. Sehingga bisa menjaga daya beli uang kita dari gerusan inflasi dan mengejar kenaikan harga kebutuhan-kebutuhan finansial kita di masa depan.
Apa itu profil risiko?
Profil risiko adalah karakteristik masing-masing individu dalam menghadapi risiko. Secara sederhana dibagi menjadi tiga: low, moderate dan aggresive.
Apa itu saham?
Saham adalah bukti kepemilikan sebuah perusahaan yang bisa diperjualbelikan.
Apa itu obligasi?
Obligasi adalah surat pernyataan utang yang dikeluarkan sebuah pihak (bisa perusahaan swasta ataupun Pemerintah). Pemegang obligasi berhak menerima imbalan berupa kupon yang dibayarkan oleh penerbit obligasi.
Apa itu reksadana?
Reksa dana adalah instrumen investasi yang dikelola secara profesional oleh manajer investasi, yang berasal dari kumpulan dana para investor. Uang tersebut lalu dikelola dan dibelikan instrumen investasi yang tersedia di pasar modal (saham, obligasi, atau pasar uang).
Apa itu cryptocurrency?
Singkatnya, cyrptocurrency adalah mata uang digital yang digunakan untuk bertansaksi secara virtual di internet dengan menggunakan teknologi berbasis kriptografi dan memiliki jaringan blockchain (sistem pencatatan keuangan yang terdesentralisasi).
Apa manfaat berinvestasi saham?
Investasi saham secara umum memberikan imbal hasil yang relatif tinggi jika dibandingkan dengan instrumen lain. Investasi saham juga memberikan potensi keuntungan dari dua arah, yakni dari pembagian dividen dan keuntungan dari kenaikan harga beli (capital gain).
Apakah investasi saham pasti menghasilkan keuntungan?
Tidak. Harga saham bisa berfluktuasi (naik atau turun) mengikuti kondisi fundamental perusahaan penerbit saham tersebut.
Apa saja faktor yang menentukan fluktuasi harga saham?
Ada banyak faktor, mulai dari: kebijakan pemerintah, aksi korporasi, proyeksi perusahaan di masa mendatang, kondisi ekonomi global, sentimen pasar dan publikasi media.
Apakah setiap instrumen investasi ada versi syariah-nya?
Hampir semua instrumen investasi konvensional di Indonesia saat ini memiliki versi syariahnya, termasuk di dalamnya saham syariah, reksa dana syariah, obligasi syariah (sukuk), dll.
Investasi saham itu aman tidak?
Industri keuangan di Indonesia adalah salah satu industri yang pengawasannya paling ketat, termasuk di dalamnya pasar modal. Secara prinsip, terjadi pengawasan dan pemisahan wewenang yang sangat jelas dalam proses transaksi dan pencatatan saham yang kita miliki, sehingga bisa memberikan rasa aman bagi investor pasar modal di Indonesia.
Investasi saham itu halal tidak?
Investasi saham telah dinyatakan halal lewat fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI). Hingga saat ini sudah ada belasan fatwa DSN-MUI yang dikeluarkan berhubungan dengan pasar modal khususnya syariah.
Apakah ada saham syariah?
OJK secara berkala menerbitkan Daftar Efek Syariah (DES) yang berisi saham-saham yang tidak bertentangan dengan prinsip syariah. Terdapat juga beberapa indeks saham syariah yang tersedia di BEI yang bisa menjadi acuan para investor.
Kapan idealnya mulai investasi saham?
Investasi saham idealnya dilakukan sedini mungkin agar efek compounding effect dapat berjalan dengan maksimal.
Bagaimana cara memulai investasi saham?
Calon investor harus membuka rekening efek di perusahaan-perusahaan sekuritas yang terdaftar di bursa. Transaksi saham kemudian bisa dilakukan melalui aplikasi online trading yang dikeluarkan oleh perusahaan sekuritas tersebut.
Saham apa yang wajib dibeli?
Tidak ada saham yang wajib dibeli yang bisa sesuai dengan semua investor. Masing-masing investor memiliki karakteristik, profil risiko, dan jumlah dana yang berbeda. Kombinasi dari hal-hal tersebut mengakibatkan preferensi yang berbeda-beda pula dalam memilih saham incarannya.
Apa itu cut loss?
Cut loss adalah menjual saham dengan harga di bawah dari harga beli untuk mengurangi kerugian yang lebih jauh.
Apa itu ARA?
ARA atau Auto Reject Atas adalah batas atas pergerakan harga saham dalam satu hari.
Apa itu ARB?
ARB atau Auto Reject Bawah adalah batas maksimal penurunan harga saham dalam satu hari.
Kenapa harus investasi saham?
Investasi saham menawarkan potensi imbal hasil yang lebih tinggi dari instrumen lain. Kondisi ekonomi Indonesia yang terus berkembang menjadi momentum yang sangat baik bagi perusahaan-perusahaan di Indonesia untuk turut bertumbuh. Ini menawarkan potensi keuntungan bagi para pemilik saham perusahaan-perusahaan publik tersebut. Dengan membeli saham perusahaan-perusahaan tersebut, kita bisa turut menikmati pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan.
Kenapa harga saham bisa naik turun?
Harga saham secara jangka pendek akan dipengaruhi besarnya penawaran (supply) dan permintaan (demand). Tetapi secara jangka panjang, harga saham akan mengikuti kondisi fundamental perusahaan tersebut.

Modul FinanSiap

Atur keuangan pribadi agar kamu bisa #FinanSiap

Modul 1: Perencanaan Keuangan

Mau beli rumah atau melanjutkan studi ke luar negeri? Yuk, tentukan tujuanmu dan rencanakan keuanganmu dari sekarang!
Lebih Lanjut

Modul 2: Pengenalan Jenis Investasi

Ingin belajar investasi? Bingung bedanya investasi saham dengan reksa dana? Mana yang lebih baik, investasi emas atau properti? Cari tahu di sini!
Lebih Lanjut

Modul 3: Investasi Saham untuk Pemula

Mau investasi saham tapi bingung mulai dari mana? Kenali manfaat dan risikonya dengan belajar investasi saham di sini!
Lebih Lanjut