GOJEK App

One app for every need

Liburan Di Rumah Aja? Jangan Khawatir, 6 Film Ini Siap Menemanimu!

Liburan Di Rumah Aja? Jangan Khawatir, 6 Film Ini Siap Menemanimu!
GoPlay / 24 Dec 2020

Ada banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk bikin liburan di rumah aja tetap terasa seru dan menyenangkan. Amunisi pertama yang nggak boleh ketinggalan adalah persiapan daftar film pilihan untuk ditonton marathon. Tenang, GoPlay udah siapin enam daftar film lokal sampai dengan drakor yang pastinya oke banget, mulai dari drama comedy sampai dengan horror. Yuk, langsung cek!

Rekomendasi Film Akhir Tahun

The Con Artist

Hayo siapa yang ngaku sebagai fansnya Kim Woo Bin dan udah kangen banget liat akting oppa Woo Bin di layar kaca? Harus nonton film yang satu ini nih berarti! Di sini, Woo Bin berperan sebagai Jin Hyuk yang ulung memecahkan kode dan membobol brankas. Dalam aksinya, Jin Hyuk nggak sendiri. Dia punya dua komplotan yaitu Koo In (Ko Chang Seok) dan Jong Bae (Lee Hyun Woo).

Suatu hari mereka berhasil membobol brankas berisi berlian. Tapi siapa sangka, barang yang mereka curi bukan barang milik orang biasa melainkan milik Presiden Jo (Kim Young-Chul). Lewat anak buahnya, Presiden Jo berhasil menemukan ketiganya. Tapi bukannya dihukum, mereka malah mendapat misi: membobol brankas di gudang bea cukai yang pengamanannya super ketat! 

Di film ini kamu bakal dibuat kagum dengan aksi Jin Hyuk membobol brankas dengan kemampuannya yang impresif banget. Selain seru, The Con Artist juga ringan dan menghibur karena dilengkapi sama bumbu-bumbu komedi. Cucok buanget deh buat mengobati rasa kangen kamu terhadap Kim Woo Bin!

The Divine Fury

Nah, kalau film yang satu ini buat penggemarnya Park Seo Joon nih! Park Seo Joon di sini berperan sebagai Yoon Ho yang nggak lagi percaya Tuhan karena kemalangan yang menimpanya. Ibunya meninggal saat melahirkannya, sementara ayahnya meninggal akibat kecelakaan. Yoon Ho pun akhirnya percaya bahwa Tuhan tidak ada. 

Yoon Ho kemudian tumbuh besar sebagai petinju sukses. Suatu hari, Yoon Ho mengalami beberapa kejadian ganjil dan tangannya terluka. Karena nggak bisa dijelaskan, akhirnya Yoon Ho menemui Pastor Ahn (Sung Ki Ahn). Dari sini, Yoon Ho akhirnya malah membantu Pastor Ahn memburu iblis.

Ada banyak adegan eksorsis yang menegangkan, bikin ngeri, sekaligus penuh aksi. Juga ada beberapa adegan ritual pemujaan setan yang mirip dengan kepercayaan masyarakat Indonesia, misalnya santet. Namun film The Divine Fury bukan hanya menampilkan kisah horor, tapi juga mengangkat unsur kekeluargaan dan menceritakan tentang kepercayaan, iman, dan rencana Tuhan. Ditambah lagi, akting dan chemistry Park Seo Joon dan Sung Ki Ahn di sini solid banget. Dijamin bakal jadi tontonan yang seru tapi juga menyentuh. 

Tunnel Indonesia

Nonton drama Korea Tunnel? Sudah cek versi Indonesianya? Tunnel Indonesia mengambil latar tempat di Yogyakarta menceritakan tentang detektif yang berupaya menyelesaikan kasus pembunuhan berantai berusia puluhan tahun dan malah terlempar ke masa depan, tepatnya ke tahun 2020 atau 30 tahun setelah kasus pembunuhan pertama. 

Kalau di Tunnel versi Korea ada Park Gwang Ho (Choi Jin Hyuk) sebagai detektif, di versi Indonesia detektifnya bernama Tigor, diperankan oleh Donny Alamsyah. Karakter Kim Sun Jae dan Shin Jae Yi dalam versi Indonesia berubah menjadi Tito (Andri Mashadi) dan Sita (Hana Malasan). Walaupun jalan ceritanya diadaptasi dari serial aslinya, serial original GoPlay ini banyak memasukkan budaya lokal yang dekat sama kehidupan sehari-hari. 

Jadi buat yang udah nonton versi Koreanya, di sini kamu tetap bisa mendapatkan kisah investigasi penuh ketegangan dengan sejumlah unsur baru dan segar. Misalnya aja, kalau di versi Korea biasanya para polisi ngumpul minum soju, di versi Indonesia Tigor dan teman-temannya biasa nongkrong di warung dekat kantor polisi. Pokoknya nuansa Indonesianya kental banget deh tapi tentu nggak kalah seru dari versi Koreanya, cuusss!

7 Hari/24 Jam

7 Hari/24 Jam bercerita tentang Tania (Dian Sastrowardoyo) dan Tyo (Lukman Sardi), sepasang suami istri yang sama-sama bekerja. Tania bekerja di sebuah bank ternama, sedangkan Tyo berprofesi sebagai sutradara yang sehari-harinya sibuk memproduksi film.

Walaupun sama-sama gila kerja, keduanya tetap bisa membagi tanggung jawab atas perannya masing-masing dalam keluarga, terutama sebagai orang tua. Tapi suatu hari Tyo jatuh sakit karena terlalu capek kerja dan akhirnya harus dirawat di rumah sakit. Dinamika keluarga pun ikut berubah.

Tania jadi harus mengambil alih peran Tyo. Ngurus rumah dan anak, kerja, ngurusin Tyo di rumah sakit - semua Tania yang urus seorang diri. Tania juga akhirnya kelelahan dan dirawat di rumah sakit bersama Tyo. Tania dan Tyo yang awalnya cuma bertemu dalam waktu singkat sehari-harinya, sekarang jadi harus terus bersamaan 24 jam 7 hari.

Film ini cocok nih ditonton sebagai film keluarga. Dialognya ringan, dibumbui komedi, juga didukung sama cerita yang bisa dengan realistis menggambarkan problematika yang mungkin sering dialami sama pasangan suami istri khususnya yang tinggal di ibu kota. Ditambah lagi tokohnya diperankan sama aktor papan atas. Recommended deh, nggak cuma menghibur tapi juga bisa jadi bahan renungan dan diskusi.

Recto Verso

Masih di genre drama romantis, film Rectoverso diangkat dari buku kumpulan cerpen karya Dee Lestari. Di dalamnya, ada 5 segmen cerita yang digarap oleh 5 sutradara yang berbeda juga. Segmen-segmennya di antaranya ‘Malaikat Juga Tahu’, ‘Firasat’, ‘Cicak di Dinding’, ‘Curhat Buat Sahabat’, dan ‘Hanya Isyarat’. 

Malaikat Juga Tahubercerita tentang Abang (Lukman Sardi), seorang penderita autisme yang cintanya bertepuk sebelah tangan. Firasat mengisahkan tentang Senja (Asmirandah), seseorang yang selalu mendapat firasat setiap akan ditinggal oleh orang terdekatnya. Cicak di Dinding mengisahkan tentang Taja (Yama Carlos) yang menjalin hubungan dengan Saras (Sophia Latjuba), tetapi Saras tiba-tiba menghilang. Curhat Buat Sahabatseperti judulnya, menceritakan tentang Amanda (Acha Septriasa) yang suka curhat tentang segala sesuatu dengan sahabatnya, Reggie (Indra Birowo). Terakhir Hanya Isyarat, bercerita tentang 5 orang backpackers yang bertemu lewat milis.

Semua cerita ini dikemas dengan unik, yakni nggak berurutan. Jadi tiap-tiap cerita dikisahkan saling bergantian. Tapi tenang, semua cerita di film ini dieksekusi dengan rapi sehingga nggak membingungkan. Lewat kelima kisah ini, Rectoverso membagikan kisah-kisah tentang pahit manisnya cinta. Buat yang lagi nyari tontonan yang bisa mencampur aduk perasaan, bisa coba yang satu ini.

Peninsula

Yang hobi nonton film yang bikin deg-degan dan merinding, ada sekuel Train to Busan yaitu Peninsula yang bisa kamu tonton! Kalau Train to Busanmenceritakan awal mula wabah zombie, Peninsula menggambarkan kehidupan pasca wabah tersebut, tepatnya 4 tahun setelahnya. 

Dikisahkan wabah zombie sudah menyebar ke seluruh Korea. Mereka yang selamat pun menetap di Hong Kong, salah satunya seorang mantan tentara bernama Jung Seok (Kang Dong-won) dan kakak iparnya, Chul-min (Kim Do-yoon). Namun Jung Seok kemudian menerima tawaran dari bos gangster untuk kembali ke Korea dan mengambil truk berisi USD 2,5 juta, dengan janji ia akan diberikan setengah dari uang tersebut.

Di sinilah keseruan dimulai. Dalam melaksanakan misinya, Jung Seok dan teman-temannya banyak menghadapi rintangan mulai dari bertemu sekelompok orang jahat sampai kabur dari serangan ribuan zombie. 

Kalau kamu merasa zombie di Train to Busan ganas, zombie di Peninsula lebih parah lagi! Di sini zombienya berevolusi lebih cepat, lebih ganas, dan lebih sensitif. Jadi Jung Seok dkk harus berpikir keras untuk kabur dari teror zombie. Yang pasti, bakal seru banget kalo ditonton rame-rame!

Jadi sekarang liburan kamu dijamin bakalan lebih seru dengan daftar rekomendasi film dari GoPlay. Jadi jangan sampai ketinggalan yaa!