GOJEK App

One app of variety solutions

Bahasa Indonesia
English

GO-FAST: Data di Balik Ramadan

GO-FAST: Data di Balik Ramadan
Gojek · 22 Jun 2017

Selama bulan suci Ramadan, jutaan umat muslim menahan lapar dan haus untuk berpuasa. Selain itu, banyak orang berusaha menjadi pribadi yang lebih baik dalam hubungannya dengan sesama (keluarga/teman). Berbagi kepada orang yang membutuhkan adalah salah satu cara untuk menambah amalan baik selama bulan Ramadan.

Semangat berbagi ini juga sesuai dengan salah satu misi GO-JEK yaitu menciptakan dampak sosial kepada komunitas, masyarakat secara luas dan juga untuk lebih dari 300.000 driver di seluruh Indonesia. Tahun ini, GO-JEK berperan sebagai platform untuk membantu mereka yang ingin menyalurkan semangat berbagi selama bulan Ramadan. Kami menyajikan data yang menarik untuk disimak dan dapat terlihat bahwa semangat Ramadan tercermin dalam keseharian mereka.

Semangat Memperbaiki Diri

Waktu untuk Berdoa

Kita dapat menggunakan data geografi untuk melihat keseharian GO-JEKER dari mana dan ke mana orang bepergian setelah berbuka selama Ramadan.

Dengan membandingkan data empat minggu sebelum Ramadan dengan seminggu dalam bulan Ramadan, kita menemukan sesuatu yang sangat berkaitan dengan keseharian saat Ramadan. Terdapat peningkatan pemesanan layanan transportasi GO-JEK rata-rata sebesar 58.01% pada beberapa lokasi penjemputan yang berasal dari area masjid-masjid di Jakarta.Cara pendekatan dalam melakukan analisis ini akan kami berikan di blog selanjutnya (kunci: kami menggunakan representasi dari sebuah wilayah dan titik lokasi).

Momen Sahur

Sahur dan berbuka puasa adalah ritual yang paling penting selama Ramadan. Perubahan pola makan ini terlihat dari adanya pergeseran jam sibuk di GO-FOOD. Saat sahur, sekitar pukul 3.00 pagi jumlah pesanan GO-FOOD naik lebih dari 450% di mana orang sibuk memilih makanan sebelum datang waktu imsak. Bukan hanya itu perubahan yang terjadi, karena umat Muslim berpuasa hingga sore, jam sibuk makan siang yang biasanya pukul 12:00 hingga 1:00 siang turun lebih dari 25%.

Screen Shot 2017-06-19 at 2.28.15 PM.png

Permintaan GO-FOOD naik saat sahur dan berbuka - sebaliknya permintaan turun saat makan siang

Faktanya, sejak awal Ramadan 1 dari 4 pelanggan menggunakan GO-FOOD hanya waktu Sahur dan Berbuka.


Semangat Memberi dan Kedermawanan

Tip

Pada bulan Ramadan tahun lalu GO-JEK memperkenalkan fitur “Tipping” untuk order menggunakan GO-PAY sebagai cara untuk pengguna GO-JEK memberikan apresiasi lebih untuk para driverdi platform kami yang telah memberikan pelayanan yang luar biasa.

Screen Shot 2017-06-16 at 10.51.24 AM.png

“.... Sesuai yang didiskusikan, tolong mulai kerjakan untuk tip & terima kasih secepatnya setelah selesai dengan force login, yang seharusnya selesai besok. Jika memungkinkan, saya sangat ingin merilis fitur ini untuk bulan Ramadan. Ini akan menjadi hadiah yang sempurna untuk driver kita.”

Chief Product Officer kita memberikan ide “Tipping” pada tahun lalu

Fitur ini sangat populer dan digunakan oleh banyak pengguna bahkan hingga sekarang.

Di luar bulan Ramadan, sekitar 1 dari 5 pemesan memberikan tip kepada driver melalui GO-PAY. Pada bulan Ramadan, angka ini berubah menjadi 1 dari 4 pemesan memberikan tip! Menarik bukan? Jumlah tip ini memberikan tambahan penghasilan bagi para driver sekitar Rp 400.000.000 setiap hari. Sungguh luar biasa, masyarakat Indonesia menjadi jauh lebih aktif memberi selama bulan Ramadan!

GO-TIX Donasi

GOTIX.pngGOTIX2.png

Tahun ini GO-TIX bekerja sama dengan beberapa organisasi  amal di mana para pengguna bisa  memberikan donasinya dengan lebih mudah selama bulan Ramadan. Lebih dari 3.000 pengguna GO-JEK ikut mendonasikan lebih dari Rp 100.000.000 melalui GO-TIX untuk partner seperti Rumah Zakat, Yayasan Sayangi Tunas Cilik mitra Save The Children Indonesia, WeCare.id,danSOS Children's Village per minggu ketiga bulan Ramadan tahun ini (20 Juni 2017). Jika dibandingkan dengan donasi Ramadan tahun lalu, nilai ini meningkat lebih dari 60%.

Cara Baru Kirim THR

THR (Tunjangan Hari Raya) adalah tradisi unik di Indonesia untuk memberikan hadiah berupa uang untuk satu sama lain. Tahun ini kami  menemukan bahwa banyak orang menggunakan fitur Transfer melalui GO-PAY sebagai salah satu cara memberikan hadiah THR kepada teman dan keluarga mereka. Kami membandingkan aktivitas Transfer dari tanggal 29 April hingga 19 Mei 2017 (sebelum Ramadan) dengan tanggal 27 Mei hingga 16 Juni 2017, hasilnya adalah adanya kenaikan jumlah uang yang dikirim sebesar 25,7% untuk teman dan keluarga mereka. Tidak hanya memberikan uang, mereka juga dapat memberikan pesan ucapan - terdapat beberapa kata yang umum digunakan saat Ramadan.

Kata-kata yang berkaitan dengan Ramadan meningkat drastis contohnya “THR”, “buka”, dan “puasa”. Namun yang jauh lebih menarik adalah kata-kata yang penggunaannya turun secara signifikan selama bulan Ramadan!

Kita bisa dengan cepat melihat bahwa kata-kata yang mengarah ke jajanan atau makanan berkurang antara 20% hingga 40%! Pada hari biasa, biasanya GO-PAY digunakan untuk mentraktir teman dan keluarga - tapi selama musim puasa, orang lebih cenderung menggunakan GO-PAY Transfer sebagai cara untuk merayakan kebersamaan di bulan Ramadan.

Ada lebih banyak lagi data yang dapat ditambahkan pada artikel ini untuk mengilustrasikan seberapa besar efek dari Ramadan untuk semua lini layanan GO-JEK dan Indonesia secara umum, seperti meningkatnya pengiriman paket melalui GO-SEND di berbagai kota, atau populernya penjualan fast food pada dini hari sebelum sahur. Namun, beberapa asumsi dasar yang kami punya tidak selamanya tercermin pada data yang kami olah. Sebagai contoh, lalu lintas di Jakarta (berdasarkan kecepatan berkendara driver GO-JEK), walaupun buruk seperti biasanya, tetapi tidak terlalu buruk pada jam-jam sebelum buka puasa jika dibandingkan dengan satu minggu sebelum Ramadan.  Dengan lebih dari satu juta pemesanan setiap harinya dan lebih dari 300.000 driver, kemungkinan untuk penggalian data tidak akan ada habisnya!

Tim Business Intelligence GO-JEK terus bereksperimen dengan cara baru untuk mengeksplorasi, membuat model, dan memahami bagaimana data yang kita miliki. Jika kamu tertarik dengan ukuran data yang besar (seperti Kafka streaming, Flink, dan Spark), data mining (SQL, Python, atau R), memiliki keterampilan statistik terapan yang bagus (distribusi, uji statistik, dan regresi), dan memiliki kemampuan untuk mempelajari teori konseptual dan mampu mengkoding, bekerja secara mandiri, menyelesaikan masalah dan memberikan solusi, GO-JEK membuka posisi! Posisi yang terbuka adalah Business Intelligence Developers, Analis, dan ahli Data Visualization - kirim resume kamu ke bi-recruitment@go-jek.com!