Join Us

Join GO-JEK now and feel the benefits for you.

Driver

Join Gojek drivers and get flexible working hours and income that you can manage yourself.

Business

Register your business with Gojek and introduce your business to millions of our users.

Talent

Join to be a Gojek Partner and make this opportunity to improve your abilities and achievements.

X

Bapak Iwan Purwanto, Mantan Penjual Es Keliling Jadi Terapis Pijat Bersertifikat

Bapak Iwan Purwanto, Mantan Penjual Es Keliling Jadi Terapis Pijat Bersertifikat

Sebagai kepala keluarga, langkah usaha yang Bapak Iwan Purwanto jalani cukup menantang. Di tahun 2016, ia mengalami penipuan di bisnis kontraktor perumahan yang ia kerjakan di Semarang.

Tak tanggung-tanggung, kehidupan Pak Iwan pun berubah. Ia juga harus menanggung akibat membayar angsuran di bank untuk mempertanggungjawabkan permasalahannya.

Untuk menyambung hidup, Pak Iwan memulai kembali dengan berjualan es buah keliling. Baginya, hal ini adalah bentuk usaha demi menghidupi istri dan 2 orang anaknya.

“Rasanya berat menanggung permasalahan hidup saat itu. Tapi demi keluarga dan untuk menutupi angsuran bank, tetap saya lakukan pekerjaan apapun demi tanggung jawab sebagai laki laki,” kata Pak Iwan.

Sebuah harapan muncul saat pada bulan September 2017, Pak Iwan bertemu dengan temannya yang bekerja sebagai terapis GO-MASSAGE. Berkat ajakan temannya, Pak Iwan pun resmi bergabung GO-MASSAGE.

“Jujur sebelumnya saya gak punya pengalaman memijat sama sekali. Cuma dasarnya saya ya suka banget pijat. Dari dulu, saya dididik orang tua saya untuk menjadi pribadi yang yakin dalam usaha dan kerja. Maka saya cobalah gabung. Saya ikut pelatihan dari Business Partner dan juga untuk mendapatkan sertifikat. Alhamdulilah, sekarang saya udah punya 2 sertifikat,” kata Pak Iwan.

Dalam waktu 2 minggu, Pak Iwan sudah online hingga saat ini. Setiap harinya, ia bekerja dari pukul 7 pagi hingga malam hari. Ia pun fokus bekerja hanya di GO-MASSAGE saja dan sudah tidak berjualan es keliling lagi. Meski begitu, Pak Iwan mengaku penghasilan memang tidak tentu. Sehari-hari ia bisa mendapat 4-5 kali order.

“Saya memilih pekerjaan ini karena kerjanya santai dan fleksibel. Buat saya, masalah pendapatani itu dilihat dari giat dan niatnya kita ambil order ya. Itulah hasil kita. Dari situ, saya ingin merubah nasib saya dan keluarga. Apalagi kerjanya di bidang jasa. Dalam hidup, saling membantu sesama kan sudah kewajiban, “ kata pria usia 37 tahun ini.

Suka duka bekerja sebagai terapis juga dirasakan oleh Pak Iwan. Ia pernah dalam sehari di batalkan orderannya hingga 5 kali. Namun, komitmennya adalah bekerja dengan ikhlas dan senang hati.

“Saya harus bertanggung jawab atas istri dan anak-anak saya. Dukungan mereka yang membuat saya semangat. Saat dicancel, kadang membuat patah semangat, ya. Kalau alasannya jelas sih gak masalah, ya. Kadang dapat order, sudah konfirmasi sampai lokasi dicancel. Yang penting saya fokus ke kualitas massage saya saja. Karena bagaimanapun, ini adalah sumber penghasilan saya. Yang penting, usahakan tetap merespon baik dan sekiranya jangan memberikan omongan yang bisa menyinggung hati customer,” kata Pak Iwan.

Pak Iwan mengaku ia termasuk sering mendapat order Full Body Massage. Dari penghasilannya, ia kini sudah bisa mulai mencicil angsuran di bank, kebutuhan sekolah anaknya, hingga membayar kebutuhan sehari-hari.

“Saya masih numpang di rumah mertua. Harapannya saya bisa punya rumah sendiri, walaupun kecil dan KPR juga ngga papa. Minimal kontrak juga gak papa. Ya namanya kerja online, masih sering naik turun. Yang penting kebutuhan susu, pampers dan listrik serta belanja bisa terpenuhi sudah bersyukur. Harapan saya semoga di Semarang ini bisa lebih ramai orang yang order GO-MASSAGE,” kata Pak Iwan.

Untuk kamu yang tinggal di Semarang, sudah coba layanan GO-MASSAGE? Siapa tahu bertemu Pak Iwan. Yuk coba pesan sekarang!

ARTIKEL TERBARU